test

Cerpen Mengapa Cinta Datang Terlambat?? Karya EL-Saeful Marlx
Cerpen Mengapa Cinta Datang Terlambat??


Mengapa Cinta Datang Terlambat??
Karya : EL-Saeful Marlx

Aku termasuk orang yg terlambat jatuh cinta didunia ini. Aku tipe pria yg tidak mudah jatuh cinta. Entah karena apa aku juga tidak tahu. Atau mungkin aku belum pantas dilirik oleh perempuan dijagat ini? 
Muka aku tidak jelek kadang bahkan sahabat sahabat aku mengatakan kalau wajah aku cukup tampan . ini membuat aku belajar bahwa penilaian fisik adalah penilaian yg relatif kebenarannya.

Dan akupun tidak sibuk mencari kekasih. Ya karena aku tidak mudah jatuh cinta atau mungkin tidak akan pernah jatuh cinta. Masa sma dulu aku pernah 'ditembak' oleh teman seangkatan ku. Namanya Ranum . orangnya lumayan cantik. Kenapa nyaris semua lelaki menggunakan standar cantik sebagai pilihan??. Entalah mungkin kerna aku masih normal. Sehingga naluri itu tak bisa dibohongi. Ranum mengutarakan perasaan sukanya pada ku tapi aku menolaknya dengan pertimbangan yg panjang . dengan satu alasan sederhana: aku tak pantas dicintai setulus ini karena aku juga belum siap mencintainya setulus rasa sukanya pada ku.
Hidup ku datar bahkan mungkin kadang membosankan. Mungkin karena hanya cinta yg membuat semuanya jadi indah. Aku suka membaca dan joging tiap dua kali seminggu.aku juga tidak meroko ditambah tidak ada pengalaman asmara sama sekali. Kata jomblo tak pernah mengusik kenyamanan ku. Aku masih butu sendiri. Untuk saat ini esok dan kapan aku pun tak tahu yg jelas ...
Masuk masah perkuliahan aku mulai aktif diorganisasi kemahasiswaan. Aku bahkan tergolong mahasiswa yg cemerlang dikampus sehingga walau orang tua ku cukup mampu membiayai perkuliahan ku . tapi pihak fakultas tetap memberikan beasiswa prestasi pada ku.
Rasa sepi memang kadang ada bahkan mungkin sedikit menyiksa. Tapi karena aku terlalu sibuk dikegiatan kampus sehingga kesepian itu dapat teratasi. Kadang dimalam hari aku selalu memandang keluar jendela kamar. Menikmati tiap jengkal kegelapan. Aku lebih suka kesunyian ketimbang teriakan hampa tanpa arti.
Aku dikenal pria yg agak cuek dikampus .
Apalagi terhadap urusan wanita. Aku tidak benci wanita hanya saja aku belum menemukan yg tepat.

Tapi bagaimana aku bisa menemukan kalau aku tidak pernah mencari??, apa kah cinta itu memang harus dicari dan dijemput.? .
Ah..apa bisa aku yg dikenal kaku terhadap perempuan ini bisa mencari cinta. Lalu kalau aku bisa , tipe perempuan seperti apa yg ku mau?? 
Seperti ibu ku!! Ya ..perempuan yg berwatak seperti ibu. Lembut tapi teguh dgn pendiriannya yg benar.mendengar ku namun juga menegur ku disaat aku keliru. Bisa menjadi tempat aku meminta saran. Dan yg terakhir auratnya terlindungi. Aku suka melihat perempuan yg berjilbab. Bagi ku ada aura keanggunnan yg terpancar dari perempuan yg berkudung longgar. Aku mengagumi mereka. Hanya mengagumi tidak lebih dari itu.

Tepat diHari terakhir bulan desember kemarin.aku kekampus . ada rapat mendadak diorganisasi yg kuikuti. Rapat selesai ketika sore . pada saat rapat bubar teman teman mulai teriak kegirangan intinya yaitu merayakan malam tahun baru dengan orang orang tersayang mereka. Jujur aku agak iri .dan rasa sepi seperti merayap perlahan dihati ku.aku merasa ada ribuan pasang mata yg mengejek kesendirian ku.
Aku berjalan ke mushola kampus yg terletak disamping fakultas pendidikan.
Aku hendak sholat ashar. Selesai sholat kampus sudah sepi dan hari mulai mendung diikuti gerimis yg mulai turun .sepertinya tuhan akan mencuci malam pertama di 2017 ini dgn hujan..

Dalam sekejap rintik berubah jadi hujan yg deras aku menepi dianak tangga. Sesaat kulirik jam dipergelangan tanga sudah pukul 17. 00 .ah kenapa aku mesti buru buru pulang .toh aku tidak punya kekasih untuk merayakan tahun baru bersama.lama aku menunggu akhirnys hujan pun reda.
Ketika aku hendak pulang ada seorang gadis yg sesuatu sekali. Atau mungkin ia bidadari. Gadis itu sepertinya hendak pulang. Namun ia berhenti dianak tangga sambil menelpon. Aku yg sudah diparkiraan muncul niat untuk kembali ketempat dimana tadi aku berdiri. Mengajaknya kenalan dan bincang bincang sesaat. Tapi ada rasa canggung yg muncul.
Ia sedang menelpon .susana mendung membuatnya tampak manis.apa ia sedang bercakap dgn pacarnya? Ah mana mungkin gadis dgn jilbab selonggar itu kenal dgn pacaran.lalu siapa yg ia telpon. ? Mungkin sahabatnya. Atau semoga saja keluarganya.jujur ini adalah saat pertama aku menganggumi pereempuan sampai selama ini. Aku tiba tiba berubah jadi berani . ada gelora untuk mengetahui lebih dalam siapa gadis itu. Aku rasa karena kesepian yg kubiarkan berlarut dalam hidup ku kini mulai bangkit dan gadis itu sepertinya pemilik obat untuk rindu yg kupendam selama ini.

Sendiri terlihat membosankan untuk saat ini.
Gadi itu mengenakan jilbab longgar berwarna coklat muda. Dari matanya aku menemukan sesuatu. Aku melihat mata ibu didalam matanya. Saat memandang kaarah ku dan memergok ku yg asik memandangnya. Aku langsuung melemparkan senyum padanya.
Tidak lama setelah tatapan itu. Ia beranjak pergi.aku mengejarnya. Dengan alasan menawarkan jasa untuk mengantarnya. Ketika aku berhasil menghentikannya dengan menrik lengannya ia menatap ku dgn marah.
" kamu mau saya teriak?" ancamnys.
" maaf. Aku tidak sengaja sumpah..
Hmm kamu mau kemana?"

" bukan urusan mu"
'" klau kamu mau aku bisa mengantar mu" aku berusaha senyum walau dalam dada deg degkan.
" aku takut" 
" kamu takut dimarahi pacar mu?" 
" muslimH sejati malu pada tuhannya ketika berbicara tentang cinta tanpa ikatan. Aku tidak kenal pacaran dan tidak akan pernah pacaran"

" aku juga demikian" kata ku." aku hanya ingin pacaran setelah menikah"

" aku juga" balasnya.

" jadi kamu mau diantar oleh ku?" tanya ku penuh harap.
" tidak perlu. Sudah ada yg menjemput ku." 
" siapa?"
" suami ku."
Ia berlalu. Aku menatap punggungnya hingga lenyap dari pandangan ku. Suami?? Tak ada kata yg perlu kuucapkan.
Untuk saat ini mungkin aku masih harus sendiri lagi..


-Selesai-
Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top