Cerpen Harimau Di kandang Kambing Karya Yan Hendra

Cerpen Harimau Di kandang Kambing Karya Yan Hendra
Cerpen Harimau Di kandang Kambing Karya Yan Hendra


Harimau Di kandang Kambing
Karya : Yan Hendra

Budi adalah salah satu putra kebanggan Pak Badrun. Bukan karena ia menjadi orang berpangkat, kaya, dan disegani semua orang; melainkan karena prestasi akademiknya. Sejak sekolah dasar, prestasinya selalu di atas, kemudian lulus dengan hasil memuaskan. Orangtua teman-temannya menyarankan agar Budi dimasukkan ke SMP favorit yang ada dekat kelurahan, tetapi Pak Badrun dan istrinya sepakat untuk memasukkannya ke SMP terdekat. Padahal SMP itu biasa-biasa saja. Prestasi terhebatnya belakangan ini malah ‘sering tawuran’.
Prestasi Budi pasti akan anjlok, dan wataknya berubah seiring bergaul dengan anak-anak nakal. Mungkin begitu yang dikhawatirkan sebagian orangtua teman-temannya. Kenyataannya Budi malah menunjukkan prestasi gemilang, dan menyeret beberapa teman lainnya ikut berprestasi. Ia pun lulus dengan NEM tertinggi, jauh melampaui peringkat kedua. Sekali lagi, orangtua teman-temannya menyarankan untuk masuk ke SMA favorit yang letaknya persis di seberang kecamatan. Tetapi Pak Badrun tetap ‘keukeuh’ dengan prinsipnya. Ia masukkan Budi ke SMA lain yang dekat dengan persawahan. Padahal sekolah itu prestasi dan fasilitasnya amat minim. Guru-gurunya pun ‘deden pesek’ nama plesetan DDNP alias Datang Duduk Ngajar Pulang. Artinya, kurang bergairah untuk memajukan prestasi anak didik, baik akademik maupun non akademik.
Lagi-lagi Budi lulus dengan nilai bagus, dan diterima di salah satu perguruan tinggi favorit di Jawa Barat. Akhirnya para orangtua murid yang dulu menyesali pilhan Pak Badrun hanya bisa berucap, “Dasar anak pinter, biar di mana pun tetep aja pinter.”
Sebagai tetangga sebelah rumah, saya tahu betul bahwa Budi bukanlah anak jenius. Di awal prasekolah ia kesulitan mengenal huruf ketimbang teman-teman seumuran. Budi pun lambat dalam soal hitung-hitungan. Akan tetapi kedua orangtuanya yang sangat sabar terus mendorongnya belajar. Mereka mengupayakan segala macam cara yang tepat untuk memotivasi anak-anaknya, terutama Budi. Sedikit merasa tertekan, Budi sulit menghapal. Terlalu keras, otak Budi macet dalam menghitung angka. Terlalu serius, Budi cepat lelah dan bosan.
Pak Badrun sering menemani Budi menonton film anak-anak. Beberapa kali ia menunjuk huruf-huruf yang ada dalam adegan dan menyebutkan cara mengucapkannya. Atau berapa jumlah anak yang sedang bermain, berapa ekor ayam yang terlihat, berapa rumah yang ada, dan sebagainya. Sementara di waktu senggang, sang ibu saat ke pasar kerap membawa anak-anaknya. Mengenalkan mereka kepada kehidupan sosial, berjual-beli, nama-nama benda, harga, dan lainnya.
Pola seperti itu mereka sebut dengan KEBIASAAN. Membiasakan anak-anak mengenal dan mempelajari sesuatu yang kelak akan mereka temui dalam sekolah ataupun bermasyarakat.
Adapun alasan Pak Badrun memilih sekolah yang biasa-biasa saja, cuma satu, yaitu: bila ingin menjadi pemenang, maka ikuti kompetisi yang tak terlalu ketat; dan bila keyakinan dan pengalaman sudah kuat, silakan memilih kompetisi dengan level yang diinginkan.
Dia tahu betul, sekolah favorit dipenuhi siswa-siswa pintar dengan hasrat kuat ingin menjadi ‘number one’ dari semua teman. Mereka semua adalah ‘harimau-harimau’ yang perkasa. ‘Kambing dan kelinci’ dalam sekolah favorit akan habis ditelan mereka. Dan ia tak ingin Budi tergilas di tempat seperti itu. Biarlah Budi bersekolah di sekolah ‘kambing’ tetapi ia bisa menjadi ‘harimau’ di situ. Dengan dorongan kedua orangtua yang terus memberi ‘support’. Budi benar-benar menjadi ‘harimau’ dalam prestasi akademik.
Pada akhirnya peran orangtua sangat vital dalam perkembangan anak. Tak cukup hanya mengatakan, “Ayo Nak, belajar yang rajin.” Tetapi harus ikut belajar bersama sang anak, dan jangan pernah merasa jemu bila ingin melihat sang anak berhasil dalam kehidupannya.

-Selesai-

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mendapatkan kuota 1 GB Dari myCare Indosatooredoo Terbaru

Download Config Http Injector Axis Opok/Sawer Unlock SSH Terbaru 17 Oktober 2016

Config Http Injector Indosat Terbaru 7 September 2016