test

Puisi Hanya Mimpi
Puisi Hanya Mimpi


Hanya Mimpi

Terima kasih Tuhan,
Kau kirimkan kembali wangi surga itu.
Hirup demi hirup sangat kunikmati 
perlahan menyusup rongga tubuhku.
Rasanya ingin saja ia bersemayam
tentram di sana.
Dia sangat menentramkan.
Nyaman.
Membuatku lupa bahwa aku masih
berpijak di bumi.
Dia sangat menyenangkan dan aku
menikmati bersiap mencintainya lebih.
Aaahh, Tuhan..
Apa aku mimpi?
Seandainya itu benar, tolong jangan
bangunkan aku.
Tak apa aku terlelap tidur hanya untuk
dapat bersamanya.
Karena aku akan memandangnya puas.
Hingga ku tak kan pernah bosan
menelusuri lekuk tubuhnya.

Karya : բձեիձղ
 
Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top