test

Cerpen Mistis
Cerpen Mistis


Krekek.. Krekek.. Krekek..
Sebuah suara yang kuyakini berasal dari kerekan sumur, membuatku langsung menutup paksa buku tebal berjudul Matematika dihadapanku, melirik jam dinding mellui kaca meja belajar, menunjukkan pukul 20:55. Kuraih ponsel disamping kananku, memasukkan beberapa digit angka untuk membuka kuncinya. Belum sempat melakukan apapun setelah ponselku terbuka, suara itu terdengar lagi dan kali ini benar benar berhasil membuatku merinding,

Krekek.. Krekek.. Krekeek..
Sejenak aku berfikir bahwa jarak dari kamarku ke sumur sangat jauh jadi mana mungkin aku mendengarnya, lagipula untuk apa menimba malam malam seperti ini sementara aku tau ada kran di samping sumur. Kuperhatikan sekeliling kamarku, tidak ada yang aneh fikirku namun aku merasa ada yang memperhatikanku, kulirik lagi, lagi dan lagi, masih sama tidak ada siapapun. Ahh mungkin hanya firasat saja, aku berusaha menenangkan diri lalu membuka buku tebal Matematika lagi setelah merasa tenang. Namun lagi, aku mendengar suara kerekan itu lagi dan kali ini suara itu menarikku untuk melihatnya. Kulangkahkan kaki keluar kamar, melewati ruang keluarga, ruang makan, dapur lalu wc, kemudian membuka pintu paling belakang karena memang sumurku berada di belakang rumah.


"Yahh, bukk, dekk" teriakku sesaat setelah keluar dari pintu belakang, berharap itu adalah ayahku, ibuku dan adikku yang mungkin saja telah pulang dari acara slametan saudaraku. Tak ada jawaban, kuperhatikan sekelilingku, masih sama seperti dalam kamarku, tidak ada yang aneh bahkan timba masih menyangkut diatas. Kuputuskan untuk masuk dan melanjutkan belajarku namun nampaknya aku tak lagi bisa berkonsentrasi, semuanya buyar begitu saja bahkan beberapa rumus yang telah kupelajari tadi pun juga ikut menghilang.

Baca Bagian 2 >>

KaryaErina Yunita S
Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top