test

Cerpen Diantara
Cerpen Diantara



DIANTARA
Oleh: Desi Suryani

"Aku mungkin bukan teman sempurna yang kamu cari,mungkin juga bukan yang terbaik diantara mereka. Tapi aku adalah seseorang yang akan ingat dan sayang sama kamu ! "
Kata ini yang aku ingat sejak di bangku SMP sampai saat ini.
Alfa namanya. Ia adalah seorang yang mengagumi ku dari kejauhan. Dan jujur saat SMP aku memang tidak peka terhadap nya. Sehingga aku dan dia selalu bertemu disaat kami memiliki yang lain.

Kami sempat terpisah saat SMA,lalu Allah mempertemukan kami di organisasi Saka Bakti Husada namanya.
Saat itu Alfa menghampiri ku lalu bertanya.
"Kak,dulu alumni SMPN 1 ya?"
"Iya"jawab ku singkat.
Karena saat itu aku lupa bahwa dia yang mengagumi ku sedari dulu,setelah bertanya lalu Alfa pergi meninggalkan Delta.
Iya nama ku yaitu Delta.

Sebulan di organisasi kami masih tetap bersikap dingin,karena kami memiliki prinsip di organisasi "tidak berpacaran sesama anggota".
Namun kami bisa akrab sebagai teman. Sampai pada akhirnya Delta harus melanjutkan study. Ia tidak datang ke Saka tersebut karena sudah di perjalanan ke Yogyakarta untuk SBMPTN(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2014.
Alfa menelpon Delta lalu berkata :
"Kamu tidak datang,aku telah menggenggam harapan dan perasaan yang terpendam. Bisakah kamu kembali,lalu menerima bucket bunga yang ku rangkai untuk mu?"
"Maaf kak,aku gak kasih kabar ke kakak. Bahkan aku pun harus berhenti dari organisasi teruntuk melanjutkan study ku. Apa maksud perkataan kakak padaku?"
Dalam hati Delta bertanya-tanya.
"I love you. Tapi sudahlah mungkin rasaku akan terbalaskan meski bukan hari ini,aku adalah seseorang yang mengagumi mu sedari SMP,aku adalah Alfa.
Sukses buat SBMPTN nya?
Aku tetap menunggu kamu kembali dan menjawab pernyataan ku.
Assalamuallaikum.wr.­wb" .
Lalu telpon tersebut ia tutup sebelum Delta sempat membalas salam nya.

Setelah selesai seleksi penerimaan mahasiswa,Delta berfikir untuk kembali dan meninggalkan kampus yang ia idamkam. Mungkin kampus tersebut bukan rezeki nya,karena kampus di daerah asalnya telah menerima Delta sebagai mahasiswa.

Kemudian tiba-tiba dering telpon Delta berbunyi. Menyadarkan lamunan nya. Ternyata Alfa yang menelpon nya.
"Assalamuallaikum,de­k?"
"Waalaikumsalam,kak.­"
"Sedang apa sekarang?"
"Aku sedang duduk di bangku bus,untuk perjalanan pulang."
"Aku akan menunggu kamu pulang,Del. Dan ada yang mau aku sampaikan a-ku su-ka sa-ma ka-mu"
Ujar Alfa dengan terbata-bata.
"Bagaimana ya,kak? Tapi baiklah jalani saja seperti seharusnya. Aku juga memiliki perasaan yang sama".
Tepat pada tanggal 28 juni 2014 pukul 10:48:52, merupakan hari yang istimewa untuk nya.

Singkat cerita setahun bersamanya ada seseorang yang amat menyukai Alfa. Meski Alfa tidak merespon sama sekali tapi wanita itu tetap menyukai nya. Hati Delta menangis setiap kali nama Alfa dibicarakan oleh wanita lain.
Dan Alfa meminta ku untuk tidak terbawa suasana. Apa yang dikatakan tidaklah benar.
"Biarkan ia mengagumi ku,karena aku tetap memilih mu. Dia datang disaat aku bahagia sedang kamu selalu ada dikala aku sukar dan bahagia. Bukan siapa yang datang pertama kali,bukan pula siapa yang datang terakhir. Tapi siapa yang datang dan tak pernah pergi dan itu hanya kamu,Delta."
"Diam ini berakhir sampai titik jenuh datang,mungkin lebih baik rasaku tidak terlafaskan.
Karena ku tahu,seseorang masih berharap padamu.
Jika kamu memilih ku,apakah ini kesalahan ku atau kekurangan nya?
Laa tahzan itu yang harus ku lakukan karena aku tahu pada dasarnya rasa itu milik-Mu Ya Rabbi".
Alfa hanya terdiam mendengar Delta berkata seperti itu sembari mendekap nya seolah tak ingin berpisah dengan Delta seperti dulu.
Bahkan sampai saat ini Alfa dan Delta tetap bersama menjaga kepercayaan satu sama lain. Walau ada kerikil diantara hubungan,cukup dengan rasa syukur yang membuat mereka bahagia.
END
Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top