test


     Pengkhianatan (Inggris: treason) adalah kejahatan yang dilakukan oleh warga negara terhadap negara atau bangsa yang mencakup beberapa hal tindakan kejahatan yang serius, antara lain, rencana atau pembunuhan pada atasannya, perselingkuhan kepada negara lain, ketidakpatuhan yang dapat merugikan kepentingan atas kedaulatan negara, tindakan spionase yaitu tanpa kewenangan halal melakukan komunikasi atau berbuat untuk kepentingan negara lain yang dapat merugikan negaranya, memberikan informasi penting tentang kekuatan militer, ilmiah, sketsa, rencana, model, artikel, catatan atau dokumen-dokumen negaranya kepada negara lain untuk dapat digunakan oleh negara tersebut agar dapat merugikan kepada keselamatan negaranya, pengkhianatan dapat pula diartikan sebagai suatu pertentangan terhadap konstitusi negara.

Sejak manusia pertama kali menghuni bumi, mereka telah mengenal pengkhianatan. Baik pengkhianatan kepada keluarga, rekan atau kepada bangsa. Para pengkhianat memang mempunyai motif yang berbeda, beberapa karena harta sementara yang lain karena pandangan politik dan lain-lain.

Seperti juga dengan motif, mereka mendapatkan konsekuensi yang berbeda-beda. Terakhir, pengkhianatan mempunyai kadar yang tidak sama pula. Ada pengkhianat yang masih bisa dimaafkan tetapi ada pula pengkhianat yang masih dikutuk oleh bangsanya sendiri bertahun-tahun setelah dia meninggal dan menjadi sumber aib bagi keturunannya! Artikel ini membahas lima di antara para pengkhianat terbesar sepanjang sejarah.



  • Guy Fawkes
 Guy Fawkes
 Guy Fawkes


Sejak berusia muda, Guy Fawkes adalah seorang penganut Katolik yang taat bahkan pernah bergabung dengan pasukan Katolik Spanyol untuk melawan pasukan Protestan Belanda dalam perang yang disebut ‘Eighty Years War’. Setelah pulang dari perang tersebut, Guy Fawkes bertemu Thomas Wintour dan Robert Catesby yang berencana membunuh raja Protestan Inggris King James I.

 Guy Fawkes
 Guy Fawkes

Namun sebelum melaksanakan aksinya, Guy Fawkes tertangkap dan dijatuhi hukuman mati tetapi berhasil bunuh diri melompat dari ketinggian untuk menghindari penyiksaan. Pengkhianatan ini disebut sebagai ‘Gunpowder Plot’ dan hingga kini Guy Fawkes dianggap sebagai pengkhianat terbesar di Inggris. Kematiannya diperingati setiap tanggal 5 November dengan pesta api unggun dan kembang api. Meskipun begitu topeng Guy Fawkes sehingga kini dijadikan lambang perlawanan melawan kezaliman.

Baca Juga :

  • Wang Jingwei
Wang Jingwei
Wang Jingwei

Wang Jingwei memulai karirnya sebagai anggota sayap kiri Kuomintang, Partai Nasionalis China pada masa awal negara China menjadi Republik. Dia juga adalah orang dekat Sun Yat Sen. Setelah Sun Yat Sen meninggal dunia, Wang bersaing dengan Chiang Kai-Shekuntuk menguasai partai namun dia kalah. Meskipun begitu dia tetap tinggal sebagai anggota Kuomintang hingga kedatangan Jepang untuk menguasai China pada tahun 1937.


Wang menganggap ini adalah peluang terbaik untuk mendapatkan kekuasaan meskipun dengan mengkhianati negaranya sendiri. Wang bersekutu dengan Jepang dan dijadikan penguasa boneka di ibukota tandingan Nanjing. Wang meninggal dunia pada tahun 1944 beberapa saat sebelum Jepang menyerah dalam Perang Dunia II. Hingga kini nama Wang Jingwei dijadikan simbol pengkhianat di China.

  • Mata Hari
Mata Hari
Mata Hari

Terkenal sebagai seorang penari erotis dan wanita panggilan kelas atas dari Belanda, wanita ini mempunyai nama asli Margaretha Geertruida MacLeod. Setelah kegagalan perkawinannya dengan seorang perwira Belanda yang tinggal di Malang, Jawa Timur, Mata Hari sempat belajar tarian dan budaya Jawa dan dari sanalah dia mendapatkan nama panggung Mata Hari.

Pada tahun 1903 Mata Hari pindah ke Paris dan berkat gayanya yang bebas beserta keahliannya menari wanita ini mampu menarik hati para pejabat sipil dan militer di sana. Mata Hari pun direkrut menjadi agen rahasia Perancis dalam Perang Dunia I. Tetapi siapa menduga pada tahun 1917 Mata Hari ditangkap dengan tuduhan mata-mata untuk Jerman. Mata Hari ternyata juga bertindak sebagai agen rahasia Jerman dengan kode H-21. Pada tanggal 15 Oktober 1917 di usianya yang ke-41, Mata Hari dieksekusi di depan regu tembak.

  • Brutus
Marcus Junius Brutus
Marcus Junius Brutus

Marcus Junius Brutus atau lebih dikenal orang dengan nama Brutus adalah seorang politisi pada masa Republik Romawi. Nama ini terkenal hingga kini berkat perannya dalam pembunuhan Julius Caesar. Meskipun merupakan orang dekat Caesar sekaligus orang yang paling disayangi, Brutus membalas kebaikan Caesar dengan pembunuhan karena bujukan Cassius.

Sebelum pembunuhan itu terjadi, sebenarnya Caesar telah beberapa kali mengampuni kesalahan Brutus karena rasa sayangnya. Beberapa kalangan menyebut kedekatan Caesar yang nampak berlebihan ini karena Brutus adalah anak haramnya meskipun hal ini masih diperdebatkan. Tetapi yang pasti, Brutus telah mengkhianati orang yang selama ini melindunginya. Karena perbuatannya itu, nama Brutus dan Cassius disejajarkan dengan nama Judas Iskariot dalam Dante’s Inferno.

  • Edward Snowden
Edward Snowden
Edward Snowden


Nama ini memang masih menjadi perdebatan untuk disebut sebagai seorang pengkhianat karena banyak orang lebih memilih menyebutnya sebagai pahlawan. Mengapa demikian? Karena Snowden rela mengkhianati pemerintah Amerika demi prinsip mendasar yang diyakininya yaitu bahwa setiap warga negara berhak untuk memperoleh privasi dan tidak selalu dimata-matai oleh pemerintahnya sendiri.

Pria yang seorang ahli komputer ini pernah bekerja untuk CIA dan NSA (National Security Agency) dan pada tahun 2013 pergi ke Hong Kong untuk membocorkan informasi rahasia pemerintah Amerika yang bekerjasama dengan beberapa perusahaan komunikasi memata-matai warga negaranya sendiri. Nama ini mendadak menjadi perhatian dunia setelah koran The Guardian dan The Washington Post menerbitkan berita berdasarkan informasi dari Snowden. Hingga kini Snowden masih berada di Russia setelah mendapatkan suaka di sana. 




Reactions:

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top